Jalan Asik Ke Bangkok (2): Selamat Datang di Bangkok

Bangkok termasuk salah satu kota tujuan wisata favorit saya, alasannya hampir sama dengan postingan sebelumnya mengenai alasan untuk memilih Bangkok sebagai tujuan wisata. Jadi dalam postingan ini saya akan menceritakan salah satu pengalaman traveling ke Bangkok. Pada traveling ke Bangkok kali ini saya mengambil durasi 4D3N, durasi liburan ini saya rasa cukup untuk melakukan explorasi di kota Bangkok mulai dari tur museum, tur candi (wat), tur pertunjukan, wisata belanja sampai wisata kuliner. Perjalanan ke Bangkok ini dimulai dari Bandara International Soekarno-Hatta Jakara, saya memilih menggunakan maskapai Garuda Indonesia. Untuk rute Jakarta  – Bangkok ini Garuda Indonesia melayani 2x frekuensi penerbangan yaitu GA 866 pagi hari dan GA 868 siang hari, sekarang Garuda juga punya rute baru ke Mumbai via Bangkok yaitu GA 862. Karena Garuda Indonesia merupakan maskapai full service maka bandara tujuan kita di Bangkok adalah Suvarnabhumi.

Sekitar jam 1 siang pesawat telah mendarat di Bangkok, Suvarnabhumi ini merupakan salah satu bandara internasional tersibuk di dunia dan terkenal akan antrian imigrasi yang panjang. Jadi buat teman2 yang ingin wisata ke Bangkok musti sabar dalam melewati pemeriksaan imigrasi ini, rata2 kita akan menghabiskan waktu 1-1.5 jam untuk antrian di jam2 sibuk Suvarnabhumi. Ada sih cara cepat untuk melewati antrian imigrasi ini yaitu kita harus punya kartu Fast Track, cara mendapatkannya kita harus naik pesawat di Business Class atau First Class.. hahaha.

Setelah melewati antrian imigrasi jangan langsung buru2 pergi, saya saran kan untuk menikmati keliling airport karena Suvarnabhumi ini juga salah satu airport modern di dunia, desain airport walaupun minimalis berbagai fasilitas ada disini mulai dari yang berhubungan dengan penerbangan dan tourism sampai sarana hiburan seperti restoran,  fashion tenant, sampai sauna dan spa. Untuk umat muslim, airport ini juga menyediakan mushalla yang lumayan bagus dan bersih.

Untuk menuju kota, dari airport ini saya menggunakan ARL (Airport Rail Link), konter tiket ARL ini ada Lvl paling bawah airport, untuk mudahnya cari saja lift kemudian turun ke Level terbawah. ARL ini melayani rute Suvarnabhumi – Phaya Thai dengan berhenti di beberapa station, waktu tempuh menuju Phaya Thai adalah sekitar 40 menit, di Makassan merupakan station interchange dengan MRT. Saya menggunakan ARL ini sampai Phaya Thai karena akan transit berpindah ke BTS (Bangkok Train System) Silom Route, karena tujuan saya adalah Ratchathewi Station. Jika ke Bangkok saya selalu memilih stay di daerah Ratchathewi – Petchaburi, alasannya adalah terletak di jantung kota Bangkok, mudah dalam mengakses transportasi BTS, dekat dengan pusat perbelanjaan Pratunam, banyak tersedia penginapan mulai dari hostel – hotel 5 star, dekat dengan kawasan muslim Petchaburi Soi7 dan Masjid Darul Aman.

Saya menginap di salah satu hostel di daerah Petchaburi road, tidak begitu jauh dari BTS Ratchathewi Station kira2 berjarak 3 menit berjalan kaki. Karena sudah sore sampai di hostel maka agenda sampai malam hari ini adalah wisata kuliner dan cuci mata di Platinum Fashion Mall. Sehabis magrib wisata kuliner dimulai, tidak usah pergi terlalu jauh di sekitaran Petchaburi Road sangat banyak penjaja makanan dan minuman yang yang berjualan secara kaki lima, untuk yang muslim musti hati2 karena beberapa makanan yang dijajakan menganduk babi, jangan sungkan bertanya kepada penjual makanan mengenai komposisi makanan tersebut, mereka kebanyakan ramah dalam menanggapi pertanyaan kita. Pilihan favorit saya adalah Pad Thai yang berada tepat di bawah Ratchathewi Station, Pad Thai ini mirip dengan kwetiau goreng campur di Indonesia tapi dengan saus dan bumbu ala Thai, semangkuk besar Pad Thai spesial dihargai cukup murah 45 Baht dan minuman 15 Baht.

Di sebelah kedai Pad Thai ini ada shabu2 dan meat ball kaki lima yang kelihatannya enak banget tapi apa daya setelah melihat dan bertanya tentang informasi makanan saya urungkan niat karena non-halal food. Setelah kenyang dengan sepiring Pad Thai, wisata kuliner lanjut ke daerah muslim Petchaburi Soi7 disini juga sangat banyak aneka makanan kaki lima dan dijamin Insha Allah Halal semua. Di pintu masu gang Soi7 ini ada penjual Martabak dan Thai Iced Tea yang enak banget, lucunya harga makanan disini hampir sama dengan harga minuman, sepiring martabak 40 Baht dan Segelas besar aneka macam Thai Tea 35 Baht juga. Setelah kenyang perjalanan lanjut ke Platinum Fashion Mall, sepanjang jalan jangan lupa beli buah potong untuk cemilan di jalan seharga 25 Baht. Buah potong pinggir jalan di Bangkok jauh lebih bagus dan segar daripada di Indonesia, nilai plus dari kota Bangkok.

Perjalanan ke Platinum Fashion Mall jika ditempuh berjalan kaki maka kita akan melewati Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Thailand, nah makanya saya memilih daerah Petchaburi sebagai tempat stay karena faktor strategis ini. Platinum Fashion Mall ini kalau di Jakarta mirip banget dengan ITC mangga dua, semua barang fashion ada disini namun menurut saya barang disini jauh lebih bagus modelnya dan murah banget. Jadi tidak salah kalau wisatawan Indonesia menjadikan Platinum Mall ini sebagai destinasi utama untuk wisata belanja, kalau kamu memang sengaja belanja disini disarankan membawa koper agar muat banyak barang belanjaannya. Di depan Platinum ini ada sejenis Shrine (kuil) kecil yang menjadi daya tarik wisata ketika banyak orang-orang lokal berdoa di sana. Ga cuma di dalam mall di luar Paltinum juga sangat banyak pedagang kaki lima yang menjual berbagai jenis fashion dan makanan di tenda-tenda, namun ada perbedaan mendasar antara kaki lima Bangkok dan Jakarta, yaitu kaki lima di Bangkok lebih tertib dan mereka komitmen menjaga kebersihan wilayah sekitar tempat jualan, tidak seperti di Jakarta yang semrawut.

Platinum Fashion Mall ini lumayan cepat tutupnya yaitu jam 8 malam tidak seperti ITC di jakarta yang masih buka sampai jam 10 malam, setelah mall tutup keramaian akan berpindah ke kaki lima di jalanan, oh iyaa jangan lupa beli durian bangkok seharga 100 – 150 Baht rada mahal sih tapi sangat2 worth it karena ini lah durian monthong asli dari negaranya. Gimana lumayan asik kan jalan-jalan di Bangkok walaupun baru sebentar, seri tulisan Bangkok ini akan terus saya update karena masih ada cerita 3 hari berikutnya.

Happy Traveling All 🙂

It's only fair to share...Share on Facebook
Facebook
0Tweet about this on Twitter
Twitter
Share on Reddit
Reddit
0Share on LinkedIn
Linkedin
Print this page
Print
Email this to someone
email

I love to travel and eat some local food. I also like to blog, where I post about travel, food, and lifestyle. I believe that traveling is not just a way to have fun, but traveling is to find a new experiences, inspiration and upgrading our soul to the next level.
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *